Wednesday, September 27, 2006

Gimana seeh .... bilang Tidaaakss..

susyyaahhnya minta ampyyunn!!...

Ada satu kata yang membuat kita harus berpikir panjang untuk mengatakannya. Yak, menolak emang perlu keberanian..menjawab no, tidak, emoh atau ogah adalah perkataan yang paling sukar meluncur dari mulut seseorang. Sehingga untuk mengelak berkata tidak, orang lebih suka bilang "wah..belum pasti nih.." atau malah ada yang punya kebiasaan mengucapkan "InsyaAllah.." padahal jelas-jelas bin yakin nggak akan melaksanakannya alias ogah binti malas. Nah kalau begini orang Jawa akan bilang "nggah..nggih ora kepanggih" yang artinya omdo atawa omong doang dan blong seperti blangko kosong..

Dengan latar belakang takut menyakiti hati orang lain, nggak enak sama teman, takut dikira minim solidaritas, atau biar dikira....biar dianggep..biar kelihatan gimana...akhirnya orang takut untuk mengatakan tidak, padahal hati kecil menentang perkataan si mulut yang dengan enteng mengatakan iya dan menyalahkan kepala yang manggut-manggut enteng.

Karena adanya pertentangan tersebut akhirnya komitmen iya dilakukan dengan setengah hati hingga kemudian menimbulkan grundelan, grenengan,yang merupakan indikasi adanya ungkapan ketidak ihklasan serta ketidak puasan. Lha ini kan jadi kacau, bisa bikin mangkel berkepanjangan serta ngerusak mood.
Sepertinya emang harus diakui bahwa melakukan sesuatu dengan kepekso pasti akan bikin rekoso juga nyikso yang akhirnya malah mbikin dosa...
He'eh...betul!! .....terpaksa tuh menimbulkan beban nan menyiksa yang memberi peluang terciptanya sebuah dosa...

Sebenarnya aku sendiri heran, kenapa ya susah banget bilang tidak....
Apa emang sudah mendesak diselenggarakan sebuah seminar atau mungkin duaminar, tigaminar atau apalah namanya, yang penting dengan mengangkat tema How to say No....
Gimana seeh...bilang TiDDaakkSS........

8 comments:

Ely said...

Memang sulit kok mbak bilang tidak ! dulu di Kudus, aku sering dilema dgn say no ini. Budaya dan lingkungan sekitarnyalah yang membuat kita susah melakukannya.

Yang aku pelajari di sini mbak, yg orangnya kalau ya , ya bilang ya, kalau tidak ya bilang tidak, bahwa kalau kita bilang tidak, bukan berarti orang akan tidak menyukai kita bahkan sebaliknya, karena persoalannya jadi tak berbelit2, orang lain jadi tahu apa kemauan kita. Dan bilang tidak ini, juga menghindarkan kita dari kebohongan yang biasa terbalut dalam kata basa-basi. Tapi sulitnya mbak, buat aku yg wong jowo ini beradaptasi, tapi akhirnya alhamdulilah aku sudah terbiasa untuk mengatakan tidak sekarang, kalau aku ndak setuju, setelah sekitar beberapa tahun berlatih melakukannya di bantu sama bojoku. Mungkin karena faktor lingkungan disini yg mendukung. Aku nggak tahu mbak kalau nanti liburan lagi ke Kudus, apa aku juga bisa melakukannya, tapi paling tidak ada tantangan nanti untuk mempraktekkan apa yg telah biasa aku lakukan disini di kampungku. Karena mengatakan yg sebenarnya itu lebih baik daripada selalu mengiyakan hanya untuk berbasa-basi.

Muhammad Mufti said...

Kemungkinan terbesar kita susah bilang tidak adalah hanya karena kita tak ingin menyakiti perasaan orang lain, iya kan?
Menurut pengalaman memang begitu seh...

dirac said...

Tul,Budhe. Apalagi Jogja, kalo mau bilang tidak rasanya kayak mau bikin dosa, gimanaaa gitu. Harus pake mesam-mesem dulu.

Jauhari said...

Apalagi Saya :((

Sampe sekarang mau say NO kayaknya ada yang ndak pas, jadi hampir 99% bilang YES and YES...

Gimana gimana kwi? Iki kepbriben???

Tanti said...

Type2ku ... sulitnya bilang tidak. Baru2 di sini ... bertemu orang kita di negeri orang, berkali2 aku selalu melakukan kebalikannya, enggan bilang 'tidak' akhirnya 'ya' nggak enakku terkadang malah membuat lelah diri sendiri.

Belakangan mulai mengatakan 'tidak' meski'pun masih sulit.

Btw, salam kenal ... ehhh ... pekarangan, nggak disapu2 ... sekali dua dibersihkan. Di sini tidak terlalu kotor seperti di Indo ... daun2 berguguran banyak pada musimnya saja, biasanya. :)

Ely said...

met berakhir pekan ya Mbak!

endangwithnadina said...

Nah itu dia....bener bgt tuh....padahal mestinya bisa aja ya bilang tidak dgn cara halus dan penejlasan logis...ah, tp kadang yg nerima omongan "tidak" di Indo suka marah seh...piye dong?

Anonymous said...

Nggak Ahhhh
Aku NGGAK MAU kasih komen
:)

wah susah banget belajar TIDAK !!