Wednesday, August 30, 2006

Ikhlas....

memang sulit tapi ...

Jika direnungkan, betapa dalam makna dari sebuah keikhlasan, sesuatu yang muncul dari lubuk hati paling dalam dan sangat sulit diucapkan dengan kata-kata untuk membuktikan keberadaannya.

Ikhlas, betapa terasa sejuk setiap kata ikhlas ini terucap.
Melakukan setiap pekerjaan tanpa keterpaksaan, menerima sesuatu dengan lapang dada, menghadapai berbagai keadaan tanpa curiga, dimana semuanya muncul tanpa beban dari hati nurani tanpa prasangka.Terbayang alangkah lembutnya seseorang yang melakukan perbuatan dengan rasa ikhlas nan tulus.Bertindak tanpa pamrih untuk mendapatkan pujian, hadiah, ataupun sekedar tepukan tangan, bahkan terkadang malah menuai badai beserta segenap caci maki.Tapi dengan demikian keikhlasan ini akhirnya membuahkan rasa pasrah dalam menerima hasilnya.

Rasa ikhlas tidak hanya muncul pada saat kita bertindak, Ikhlas menerima apa yang sudah menjadi karuniaNya baik berupa kebahagiaan maupun kesedihan adalah perwujudan dari segala bentuk syukur nikmat yang diberikan olehNya serta kepasrahan atas kehendak dan takdirNya.

Menerima kelebihan dan kekurangan orang lain secara apa adanya, tanpa mengada-ada serta seadanya juga merupakan pantulan cermin keikhlasan seseorang, dan ini disadari oleh manusia betapa sulit dilakukan. Meski kita tahu dunia akan terasa indahnya karena kedamaian yang tercipta atas kelapangan hati setiap manusia.

Mungkin masih terdapat beribu makna keikhlasan yang belum masuk dalam bahan
renungan. Dan disaat kita sepenuhnya menyerahkan diri kepadaNya, ketika itulah muncul momen paling pas untuk berintrospeksi agar segala bentuk wujud keikhlasan selalu bersemayam dalam setiap hati insan.

1 comment:

Muhammad Mufti said...

Sangat sulit Mbak untuk menjadi orang yang betul-betul ikhlas karena godaannya selalu ada saja. Godaan yang paling besar adalah Riya dan ingin dipuji atau dilihat orang atas sesuatu yang sudah kita lakukan.