Menatap riak birunya air,
membuat kerasnya hati jadi mencair,
laiknya
melihat kelap-kelip lampu senthir,
begitu terasa masalah besar menjadi sumir,
Kehidupan selalu akan terus
mengalir,
seperti arus sungai dari hulu ke hilir,
seperti kidung angin
tak jemu berhembus semilir,
seperti tangan pemahat yg tak putus
mengukir,
persis otak manusia yg tak berhenti berpikir,
dan bibir yg tak
lepas melantunkan dzikir....
-------------------------------------
2 comments:
Terima kasih share-nya, sangat menginspirasi sekali...
Keren puisinya!
Post a Comment